Home / Berita Terbaru / Sekda Aceh Jadi Siswa Dadakan di SMAN 1 Tripe Jaya
Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M. Kes, didampingi Asisten II Sekda Aceh, Junaidi, ST, MT, saat meninjau pembelajaran dan penerapan program BEREH di SMA Negeri 1 Tripe Jaya, Gayo Lues, Kamis, (17/3/2022).

Sekda Aceh Jadi Siswa Dadakan di SMAN 1 Tripe Jaya

BLANGKEJEREN – Ada pemandangan berbeda di sela-sela kunjungan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, saat menyerahkan SK Pensiun dan SK Kenaikan Pangkat di Gayo Lues. Usai menyerahkan SK, dalam perjalanan menuju ke Aceh Barat Daya, Sekda sempat singgah dan menjadi siswa dadakan di SMAN 1 Tipe Jaya.

Saat masuk ke kelas, Sekda mengucap salam kemudian duduk di kursi siswa yang kebetulan kosong. Sekda seperti ingin merasakan menjadi siswa di kawasan terpencil. Sekda juga sempat berdialog dengan beberapa siswa, Rabu (17/3/20202).

Para siswa dan guru terlihat kikuk, ketika tahu Sekda Aceh masuk dan langsung duduk mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru. Kepada para siswa, Sekda menanyakan alamat rumah dan jarak rumah dari sekolah. Sekda juga menyemangati para siswa untuk giat belajar agar semua cita-citanya tercapai.

Meski berada di kawasan terpencil dan bangunan sekolah sudah tua, namun Sekda terlihat puas karena ruang belajar terlihat bersih dan nyaman. Para siswa juga belajar di kursi dan meja yang sangat bagus.
SMAN 1 Tripe Jaya merupakan salah satu SMA terpencil di Aceh, letaknya berada di Desa Buntul Musara Kecamatan Tripe Jaya. Tak ada jaringan selular di kawasan ini.

Kepada para guru, Sekda menyemangati dengan membagi pengalaman saat dirinya bertugas di daerah terpencil. “Beberapa guru di sini adalah alumni Unsyiah, kenapa bapak dan ibu bisa lulus di Unsyiah? Nah, kiat sukses bapak dan Ibu guru yang bisa lulus di Unsyiah inilah yang harus dibagikan kepada para siswa,” ujar Sekda berpesan.

“Bertugas di daerah terpencil adalah takdir, jangan mengeluh, manfaatkan segala sumberdaya yang ada untuk mendidik siswa. Saya juga pernah bertugas di daerah terpencil. Tinggal di rumah dinas, tidak ada listrik. Untuk mandi saja kita harus berjalan kaki mengangkut air sejauh 8 kilometer,” ungkap Sekda.

Sekda juga memuji pihak sekolah bisa menata sekolah dengan baik, meski berada di daerah terpencil dan dengan segala keterbatasan. “Saya senang melihat sekolah dan ruangan belajar yang bersih. Tapi, saya yakin murid jauh lebih senang.”

Selanjutnya, Sekda dan rombongan juga berkunjung ke SMAN 1 Terangun, untuk menyemangati para guru dan meninjau penerapan Gerakan Bersih, Rapi, Elok dan Hijah di sekolah tersebut. Dalam kunjungannya, Sekda turut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Junaidi. (arf)

Check Also

Gubernur Nova Tanggapi Pendapat Banggar DPRA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah memberikan tanggapan atas pendapat Badan Anggaran (Banggar) DPR …