Home / Berita Terbaru / Tiba di Pidie, Wagub Disambut Abu Syiek

Tiba di Pidie, Wagub Disambut Abu Syiek

Humas Aceh | 23 Okt 2017

Pidie – Bupati Pidie, Roni Ahmad menyambut kedatangan Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, beserta rombongan di Kantor Camat Glumpang Tiga. Kedatangan Wagub di Pidie adalah rangkaian dari kunjungan kerja ke 13 kabupaten/kota se-Aceh, yang telah berlangsung sejak 18-23 Oktober mendatang.

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meninjau lokasi pembangunan tahap kedua RSUD Tgk Chik, Pidie, Minggu 22 Oktober 2017. Berdasarkan data yang di jabarkan oleh Kepala P2K APBA, Dr.Taqwallah, pengerjaan fisik proyek rumah sakit tersebut telah mencapai 50 persen dari target awal 39 persen atau deviasi plus 11 persen.

Setelah dipeusijuek oleh pimpinan adat Pidie, Wagub dan rombongan didampingi Abu Syiek l menuju ke proyek lanjutan pembangunan Puskesmas Glumpang Minyeuk Pidie.

Meski melenceng dari target awal sebesar 5 persen, namun Wagub mengaku puas dengan hasil pengerjaan rekanan. Untuk diketahui, proyek tersebut baru selesai 53 persen dari 58 persen yang ditargetkan.

“Deviasi minus 5 persen masih dalam batas toleransi, namun rekanan harus tetap memacu kerja untuk mengejar ketertinggalan tersebut, apalagi cuaca saat ini sedang bagus, manfaatkan dengan kerja maksimal. Tapi secara keseluruhan saya puas, hasil kerjanya bagus dan rapi,” ujar Nova.

Selanjutnya, rombongan meninjau lokasi pembangunan RSUD Tgk Chik di Tiro tahap 2. Wagub terlihat puas, karena berdasarkan data yang di jabarkan oleh Kepala P2K APBA, DR Taqwallah, pengerjaan fisik proyek ini telah mencapai 50 persen dari target awal 39 persen atau deviasi plus 11 persen. Di lokasi ini juga terdapat proyek pembangunan Ruang Rawat Jiwa, Gedung Instalasi Gizi dan ruang fisioterapi.

“Dari suara ribut dan aktifitas pekerja yang kita lihat saat ini, saya optimis Insya Allah proyek ini akan selesai tepat waktu,” ujar  puas.

Sementara itu, dalam pertemuan di Aula Pendopo Bupati bersama seluruh jajaran SKPK Pemkab Pidie, Wagub mengungkapkan, bahwa Pemerintah Aceh periode 2017-2022 sangat fokus untuk menekan angka kemiskinan Aceh yang saat ini berada pada angka 16,89 atau 16 persen di atas rata-rata nasional yang berada di angka 10 persen lebih.

Dengan persentase itu, saat ini Aceh menjadi daerah termiskin di Pulau Sumatera atau termiskin keenam di Indonesia. Sedangkan kemiskinan Pidie berada pada kisaran lebih dari 21 persen atau lebih dari 214 ribu jiwa.

Untuk menekan angka kemiskinan ini, Wagub menghimbau agar Pemkab Pidie mengarahkan program pembangunan kepada sektor-sektor yang menjadi indikator bagi penurunan angka kemiskinan tersebut.

Untuk diketahui, total proyek strategis di Kabupaten Pidie untuk tahun 2017 adalah sebesar Rp261,6 miliar yang tersebar di 227 paket. Dari jumlah tersebut, sebanyak 143 bernilai Rp126,4 miliar merupakan proyek yang bersumber dari dana Otonomi Khusus. Sedangkan 84 paket pengerjaan senilai Rp135,2 miliar merupakan paket yang bersumber dari dana APBA.

Check Also

Tingkatkan Kompetensi, Disnak Aceh Latih 100 Petugas Puskeswan

Banda Aceh – Dinas Peternakan Aceh melatih 100 petugas medik dan paramedik dari seluruh kabupaten/kota …