Home / LINTAS ACEH / Ummi Niazah Buka Sosialisasi Dekranas Award

Ummi Niazah Buka Sosialisasi Dekranas Award

Banda Aceh, 11/20/2014 | Humas Aceh

Banda Aceh [ Humas Aceh ] – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh bekerja sama dengan Dekranas Pusat dan Kementerian Perdagangan RI menggelar Sosialisasi Dekranas Award 2014. Kegiatan yang akan berlangsung sehari penuh ini, digelar di Hermes Palace Hotel, (19/11/2014).

Ketua Dekranasda Aceh, Niazah A Hamid, dalam sambutan singkatnya sebelum membuka secara resmi kegiatan ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada perwakilan Kementerian Perdagangan RI dan Pengurus Dekranas Pusat derta seluruh hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk datang ke daerah paling barat Indonesia ini dalam rangka menghadiri kegiatan Sosialisasi Dekranas Award.

“Saya merasa bahagia dapat bertemu dan bertatap muka dengan Bapak dan Ibu sekalian, karena dengan pertemuan dan silaturrahmi yang kita laksanakan ini dapat melahirkan ide dan gagasan baru dalam membina serta mengembangkan kerajinan di Indonesia.”

Dalam kesempatan tersebut, wanita yang akrab disapa Ummi Niazah ini juga menyampaikan apresiasi karena pelaksanaan Sosialisasi Dekrans Award dapat dilakukan di Aceh. Menurut Ummi Niazah, banyak dari para pembina dan perajin di Aceh yang belum begitu mengerti mengenai Dekranas Award tersebut.

Dekranas Award merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pengakuan akan kualitas terbaik dari produk kerajinan di Indonesia dan juga memiliki misi yang mulia yaitu memacu semangat para perajin dan pembina serta mengangkat harkat dan martabat produk kerajinan itu sendiri sehingga dapat bersaing secara global.

“Tujuan ini sangat penting karena produk kerajinan terbukti memberikan banyak lapangan pekerjaan kepada masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini tentu saja turut membantu program pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan,” ujar Niazah.

Niazah berpendapat, pelaksanaan Dekranas Award akan sangat baik dalam rangka menumbuhkan daya saing. Dengan demikian kualitas produk kerajinan Indonesia akan lebih baik dan memiliki peluang yang lebih besar saat bersaing di pasar global.

“Untuk itu, kami mengharapkan dukungan dari pihak-pihak terkait terutama Pemerintah Daerah dan Dekranasda kabupaten/kota, untuk terus mengembangkan dan mempromosikan produk unggulan masing-masing daerah agar dapat berkembang dengan baik dan memenuhi ‘Standard of Exellence’ dari Dekranas Award,” tambah Niazah.

Tiga Produk Kerajinan Aceh Masuk Nominasi Dekranas Award Tahun Lalu

Dalam kesempatan tersebut, Niazah juga menjelaskan, di Aceh sendiri terdapat banyak produk kerajinan yang sangat potensial untuk dikembangkan, bahkan untuk diikutsertakan pada Dekranas Award.

Ummi Niazah merincikan, setidaknya ada tiga produk kerajinan asal Aceh yang masuk dalam nominasi pada Dekranas Award 2013. Ketiga produk tersebut adalah:

  1. Tas Bordir Kerawang, dari Rumah Kerajinan Jaroe, Kota Banda Aceh
  2. Tempat Buah dari paduan rotan dan batang kelapa dari Dekranasda Kota Sabang
  3. Bantal Kursi anyaman pandan kerawang dari Dekranasda Aceh Timur.

“Walaupun belum mendapat predikat pemenang, namun ketiga produk ini merupakan nominasi pada Dekranas Award tahun lalu. Tentunya masih banyak kekurangan sehingga produk ini belum memenuhi kriteria dari Dekranas. Untuk itu kami mohon masukan dan arahan dari narasumber, agar kerajinan Aceh dapat masuk nominasi dan menjadi pemenang,” ujar Istri Gubernur Aceh itu.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Aceg ini juga memaparkan beberapa bentuk keberhasilan Dekranasda Aceh dan Dekranasda kabupten/kota se-Aceh dalammemberikan pembinaan kerajinan

Hal tersebut ditandai dengan terbentuknya beberapa gampong kerajinan unggulan yang tersebar dibeberapa wilayah Aceh, diantaranya sentra kerajinan Bordir Kerawang, Sentra Pembuatan Rencong, Anyaman, Batik Aceh, Peci khas Aceh, Sulaman Benang Emas, Kerajinan Kayu Kelapa, Kerajinan Rotan serta aneka kerajinan ramah lingkungan lainnya.

“Dengan keberagaman jenis kerajinan yang serta dukungan dari seluruh komunitas kerajinan, baik di pusat maupun di daerah, kami optimis kerajinan Aceh dapat maju dan berkembang serta mampu bersaing, baik ditingkat nasional maupun internasional,” ujar Niazah optimis.

Kegiatan yang diselenggarakan selama sehari penuh ini turut dihadiri oleh Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan RI, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, para pengurus Dekranas Pusat, Pengurus Dekranas Aceh dan Pengurus Dekranasda kabupaten/kota se-Aceh serta para Perajin Binaan Dekranas Aceh.

Check Also

Pemerintah Aceh Terima Kunjungan Komisi X DPR RI

BANDA ACEH – Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, M Jafar, …