Home / LINTAS ACEH / Wagub Aceh : selalu berprasangka baik terhadap cobaan yang diberikan Allah SWT

Wagub Aceh : selalu berprasangka baik terhadap cobaan yang diberikan Allah SWT

Banda Aceh | 12/28/2014

Lhokseumawe – Setelah semalam menyambangi pengungsi dan menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada para korban banjir di Kabupaten Bireuen, hari ini, (Minggu, 28/12/2014) Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Gampong Asan Kareung Kecamatan Blang Mangat.

Wagub beserta rombongan yang terdiri Taufik, Ketua Tim Penangulangan Pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kepala BPBA didampingi Walikota Lhokseumawe, bergerak dari Pendopo tepat pukul 09:30 WIB.

Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit, Wagub dan rombongan tiba di lokasi pengungsian yang berada di Mushalla Gampong Asan Kareung, disambut langsung oleh Camat danĀ  Keuchik setempat.

Dalam sambutan singkatnya dihadapan para pengungsi, pria yang akrab disapa Mualem ini meminta agar para korban tetap bersabar dan selalu berprasangka baik terhadap cobaan yang diberikan oleh Allah.

“Sebagaimana kita ketahui, setengah wilayah Aceh, mulai dari Aceh Tamiang hingga ke Aceh Singkil direndam banjir. Namun kita tetap harus bersabar karena ini adalah cobaan dari Allah,” ujar Wagub.

Dalam kesempatan tersebut Wagub juga menyerahkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp 200 juta kepada para korban bencana banjir Kota Lhokseumawe yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, Blang Mangat dan Banda Sakti.

Mualem menjelaskan, bahwa bantuan tersebut adalah bantuan tanggap darurat. Sedangkan bantuan lain akan menyusul setelah tim Pemerintah Aceh melakukan pendataan.

“Pemerintah Aceh melalui BPBA terus berkoordinasi dengan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota terdampak bencana, guna melakukan analisis dan mengambil langkah tepat penanganan bencana di tiap-tiap daerah,” pungkas Wagub.

Sementara itu, Said Rasul selaku Kepala BPBA menjelaskan, saat ini hingga bulan Januari tahun depan masih dalam status Siaga Banjir.

“Hingga Januari (2015) Aceh masih dalam status Siaga Banjir, oleh karena itu Pemerintah Aceh melalui BPBA terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” terang Said Rasul.

Wagub Tinjau Seumlah Lokasi Pengungsian di Aceh Utara

Usai meninjau lokasi pengungsian Blang Mangat, Wagub dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke wilayah terdampak bencana banjir dibeberapa lokasi pengungsian di Aceh Utara.

Dalam perjalanan, Wagub menyempatkan diri untuk singgah kesalah satu dapur umum yang didirikan oleh warga terdampak bencana banjir, tepat di tepi jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Meunasah Tutong. Kecamatan Lhoksukon.

Wagub juga singgah di Posko Bersama di Gampong Meunasah Dayah Kecamatan Lhoksukon. Posko ini didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Kodim 0103 dan Polres Aceh Utara. Disini Wagub disambut langsung oleh Bupati Aceh Utara, Cek Mad.

Di Posko Bersama ini adalah pusat penyimpanan logistik bagi terdampak bencana banjir yang ada di kawasan Gampong Meunasah Dayah. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan fasilitas untuk charging Hp gratis.

Sebagai catatan, seluruh bagian kiri dan kanan jalan nasional Banda Aceh-Medan, mulai dari Kecamatan Lhoksukon hingga Kecamatan Baktiya masih tergenang banjir hingga ketinggian 2 meter. Beberapa posko warga didirikan tepat disisi jalan raya.

Beberapa lokasi pengungsian lainnya yang juga dikunjungi oleh Wagub dan rombongan adalah, lokasi pengungsian Gampong Tanjung Dama, Gampong Alue Kiran, Gampong Blang Tu’e, Kecamatan Seunuddon.

Mualem mengakhiri kunjungannya di Gampong Matang Arongan, Kecamatan Tanah Jamboe Aye. Disetiap posko pengungsian yang disinggahi, Mualem memberikan bantuan tanggap darurat tambahan secara simbolis.

Karo Humas: Awalnya Gubernur dan Wagub akan Berbagi Lokasi ‘Blusukan’

Sementara itu, Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Aceh, DR Mahyuzar M Si, yang turut dalam rombongan Wagub menjelaskan, awalnya Gubernur dan Wakil Gubernur akan berbagi lokasi pantauan.

“Awalnya Gubernur dan Wakil Gubernur akan berbagi lokasi pantauan. Namun karena padatnya agenda Bapak Gubernur di Banda Aceh,mengingat masih banyaknya tamu-tamu peringatan 10 tahun tsunami yang terdiri dari para Duta Besar negara sahabat, maka tidak mungkin Gubernur meninggalkan Banda Aceh. Sementara itu, para pengungsi juga sudah sangat membutuhkan perhatian, makanya kemarin sore, Gubernur menginstruksikan agar Wagub menangani segera terjun langsung ke lokasi terdampak bencana.”

Mahyuzar menambahkan, berdasarkan rencana awal, Gubernur akan memantau wilayah Aceh Tamiang, Langsa dan Aceh Utara. Sedangkan Wagub memantau korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Bireuen

Check Also

Pesan Sekda: Widyaswara Harus Bekali ASN dengan Ilmu Aplikatif

Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, mengharapkan widyaswasra sebagai tenaga pendidik dan pelatih …

2 comments

  1. I enjoy you because of each of your hard work on this site. My mom delights in going through research and it’s really easy to understand why. My partner and i know all concerning the lively medium you present advantageous tips and tricks on the website and improve participation from people on that matter and my child is always understanding so much. Take pleasure in the rest of the year. You’re the one performing a first class job.

  2. and Cartier Love Bracelet Raplica ,Fake Cartier Love Ring start $65-free global

Leave a Reply

Your email address will not be published.