Home / NASIONAL / Buka Pameran, Menteri Saleh Husin Targetkan Ekspor Furnitur Rp 60 Triliun

Buka Pameran, Menteri Saleh Husin Targetkan Ekspor Furnitur Rp 60 Triliun

Banda Aceh, 11/06/2014 | Humas Aceh

Jakarta -Sektor furnitur kayu dan rotan menjadi salah satu andalan Indonesia untuk menggenjot nilai ekspor, yang ditargetkan dalam 5 tahun ke depan bisa mencapai US$ 5 miliar atau Rp 60 triliun. Saat ini kinerja sektor furnitur khususnya rotan masih sangat rendah yaitu hanya US$ 200 juta, sedangkan total untuk kayu dan rotan mencapai US$ 2 miliar.

Menteri Perindustrian Saleh Husin yang secara resmi membuka pameran pameran Furnitur dan Produk Interior hari ini di Plasa Kementerian Perindustrian, hari ini.

Ia mengatakan dengan dilaksanakannya pameran ini diharapkan bisa meningkatkan volume penjualan produk furnitur, rotan dan produk interior asli Indonesia, dan juga bisa memicu peningkatan ekspor ke berbagai negara.

Saleh mengatakan, di tahun 2011 nilai ekspor furnitur rotan mencapai US$ 150 juta, lalu pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi US$ 200 juta. Dalam lima tahun ke depan, harapannya ada kenaikan yang signifikan menjadi US$ 5 miliar atau sekitar Rp 60 triliun.

“Diharapkan nilai ekspor furnitur kayu dan rotan olahan dalam lima tahun ke depan mencapai US$ 5 miliar,” kata Saleh Husin di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Saleh mengharapkan, produk-produk asli Indonesia ini tak hanya dipasarkan di dalam negeri saja. Perlu dilakukan pemasaran yang massal agar proudk furnitur, dan produk interior juga lebih dikenal luas di dunia.

Hasil-hasil kerajinan furnitur dan produk interior yang dijual di pameran ini di antaranya berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat (Cirebon), dan Jawa Tengah (Jepara), dan perserta dari daerah sentra bahan baku adalah dari Kabupaten Katingan.

Produk-produk yang dijual antara lain, sofa, kursi rotan, lemari, dan produk-produk interior seperti lampu-lampu hias, meja dan lainnya. Harganya pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

‎Puluhan perajin furnitur dan produk interior memamerkan karya-karya produksinya di Plasa Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta. Harga yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Diikuti oleh 16 peserta industri furnitur dan kerajinan serta 5 peserta non-industri yang terdiri dari akademisi, pemerintah daerah, dan himpunan desainer,” kata Dirjen Industri Agro Panggah Susanto dalam sambutannya.

Pameran yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian ini bertajuk Pameran Furnitur dan Produk Interior. Pameran ini diikuti oleh 21 peserta dari Jawa dan Kalimantan.

Pameran yang diselenggarkaan di Plasa Kementerian Perindustrian ini dilaksanakan mulai 4-7 November 2014.

Sumber : Detikfinance.com

Check Also

Aceh Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2021

Banda Aceh – Provinsi Aceh berhasil keluar sebagai juara umum Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun …