Home / NASIONAL / Cegah MERS CoV, Kemenkes Terus Pantau Di Seluruh Indonesia

Cegah MERS CoV, Kemenkes Terus Pantau Di Seluruh Indonesia

Banda Aceh, 7-8-2015| Humas Aceh

Jakarta- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau demi mencegah penularan penyakit pernapasan yaitu midle east respiratory syndrom coronavirus (MERS CoV), terlebih tahun ini Indonesia akan memberangkan 167  calon jamaah haji ke Tanah Suci Arab Saudi. Kelompok terbang (Kloter) gelombang pertama akan diberangkatkan pada 26 Agustus 2015 mendatang.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM mengatakan sejak merebaknya MERS di Arab Saudi pada September 2012 lalu, Kemenkes monitoring ke seluruh Indonesia. Pengawasan dilakukan untuk antisipasi penyebaran MERS CoV.

“Sejak September 2012, sampai saat ini kami menunggu, kita update terus jam 09.00WIB, dan belum ada laporan MERS CoV masuk ke Indonesia,” kata H. Mohamad Subuh, dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia, Jumat (7/8/2015).

Dia mengatakan kendati belum ditemukan kasus MERS CoV di Tanah Air, namun harus tetap waspada dan tidak lengah. Berkaca dari penyebaran MERS CoV yang menjangkiti Korea Selatan tiga bulan lalu, dibawa oleh seorang warga Korea yang baru pulang dari Timur Tengah dan terlambat untuk mendeteksi. Di Korea Selatan MERS CoV merenggut nyawa 36 orang warga.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu mengetahui gejala-gejala MERS CoV seperti suhu tubuh atau demam mencapai 38 °C , gangguan pernapasan, sesak napas, dan catatan yang paling adalah pernah ke daerah terjangkit seperti Timur Tengah dan Korea.

“Kalau gejalanya suhu tubuh mencapai 38 °C , gangguan pernapasan, sesak napas, tetapi tidak dari Timur Tengah, ya bukan MERS CoV. Penyakit ini menular melalui batuk. Kalau batuk kan mengeluarkan cairan dan tertular ke orang dan benda yang terkontaminasi. Misal batu ditutup dengan tangan kemudian memegang pintu. Lalu orang lain memegang pintu dan tertular,” jelasnya. Dia mengimbau masyarakat terutama calon jamaah haji agar mengenakan masker apabila beraktivitas di luar rumah dan mencuci tangan.

“Langkah yang baik adalah pencegahan dan kewaspadaan. Kita memohon jamaah untuk menjaga dirinya sendiri, jangan sampai sakit. Ditempat keramaian dan kerumunan pakai masker,” ujarnya. (Sgd/BCS)/Sumber:http://www.rri.co.id

Check Also

Plt Gubernur Aceh Ikut Rakornas Covid-19 Melalui Video Conference

Banda Aceh– Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tentang Covid-19 …

Leave a Reply

Your email address will not be published.