Home / Berita Terkini / Gubernur Terima 3 Syeikh Arab Saudi di Meuligoe Aceh

Gubernur Terima 3 Syeikh Arab Saudi di Meuligoe Aceh

Banda Aceh,9-7-2015 | Humas Aceh

Banda Aceh – Tiga Syeikh dari Arab Saudi yaitu Syeikh Yahya Ahmed Al Zahrani, Syeikh Mohammed Ahmed Al Zahrani, dan Syeikh Sulaiman Al Ziyadi, Rabu (8/7) malam, bersilaturrahmi dengan Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah di Meuligoe Aceh, Banda Aceh.  Kedatangan Tiga Syeikh asal negeri minyak itu usai tarawih, disambut hangat dan penuh keakraban oleh Gubernur Zaini Abdulllah. Turut hadir dalam kesempatan ini antara lain Ketua Umum Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh, Ustaz Fachruddin Lahmuddin, Kepala BPM Aceh Zulkifli Hs, dan Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr Fachrul Jamal.

Syeikh Yahya Ahmed Al Zahrani menyampaikan rasa bahagianya dengan pertemuan silaturrahmi tersebut. Dikatakan, konsep Ukhuwah Islamiyah lah yang menjadikan muslim untuk saling peduli dan membantu sesama. “Mudah-mudahan Allah memberikan balasan atas amalan yang dilakukan oleh Gubernur dan Pemerintah Aceh yang telah mengundang kami ke Aceh,” tuturnya. Syeikh mengundang dan berharap, Gubernur Zaini Abdullah bisa datang bersilaturrahmi ke Saudi.

Sementara itu, Gubernur Zaini berharap Syeikh bisa tinggal lebih lama d Bumi Serambi Mekkah ini. Gubernur menjelaskan bahwa Ukhuwah antara warga Aceh dengan masyarakat Saudi Arabia sudah terjalin dengan baik sejak masa lampau. Dalam kesempatan itu Abu Doto juga berbincang tentang Baitul Asyi (Rumah Aceh) di Mekkah.

Seperti diwartakan sebelumnya, kehadiran tiga syeikh dari Arab Saudi tersebut d Aceh, atas undangan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh, untuk menjadi imam shalat Tarawih dan Qiyamul Lail (shalat malam) di sejumlah masjid di Banda Aceh. Di masing-masing masjid itu, seorang syeikh akan menjadi imam Tarawih dan Qiyamul Lail sejak malam 21 Ramadhan hingga akhir puasa.

Check Also

BKMT Mitra Pemerintah Dalam Persoalan Sosial dan Agama

Pidie – Ketua PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Dyah Erti Idawati mengatakan masalah …