Home / Berita Terbaru / Proyek pembangkit listrik Mikro Hydro Nagan Raya tuntas 2016

Proyek pembangkit listrik Mikro Hydro Nagan Raya tuntas 2016

Banda Aceh, 28-8-2015 | Humas Aceh

SUKA MAKMUE – Rosi Malia SH, Direktur PT Seunagan Energi selaku pelaksana proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Nagan Raya mengatakan, proyek kelistrikan berkapasitas 10 Megawatt yang berlokasi di Krueng Isep, Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, ditargetkan tuntas tahun 2016.

Hal ini diungkapkan Rosi Malia, dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah di Ruang Rapat kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (28/8) pagi.

“Pembangunan PLTM di Nagan Raya hampir selesai dan diperkirakan dapat beroperasi tahun 2016 untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Aceh, khususnya di Nagan Raya,” kata Rosi Malia.

Dijelaskan, semenjak September 2013 hingga Agustus 2015 ini, pembangunan secara fisik sudah mencapai 65%. “Pembangunan terus mengalami kemajuan, salah satunya adalah pembangunan jalan menuju ke lokasi pembangunan PLTMH Beutong dengan perkampungan warga. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena sudah ada jalan baru,” terang Rosi Malia.

Ia mengaku, pembangunan jalan ke lokasi proyek PLTMH sepanjang 16 kilometer sempat terhenti. Namun setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab dan aparat keamanan di Nagan Raya, semua hambatan tersebut akhirnya dapat diatasi. Pihak perusahaan, kata Rosi, juga sudah menampung aspirasi masyarakat yang meminta sejumlah pekerjaan, atau dilibatkan dalam pembangunan mega proyek itu.

“Pihak perusahaan sudah memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk merekrut tenaga kerja lokal disekitar kawasan, juga membantu biaya pendidikan dan sejumlah bantuan lainnya. Kedepan, kalau PLTM ini sudah kita fungsikan, kita akan meningkatkan program kerjasama untuk membantu masyarakat,” jelas Rosi Malia.

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam ini turut dihadiri oleh CEO Perusahaan System Protection and Maintenance (PMA), Dato’ H Mohd Zaini bin Abdullah, Kadistamben Aceh, Said Ikhsan, Kepada Dinas Kehutanan Ir Husaini Syamaun MM, Staf Ahli Gubernur bidang Hukum M Jakfar, Karo Humas Pemerintah Aceh HM Ali Alfata dan Tim Asistensi Gubernur Aceh, Dr Rafiq dan Fahrul Syah Mega.

Gubernur Zaini Abdullah menyampaikan dukungannya terhadap penyelesaian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, Beutong. Doto Zaini mengharapkan sinergitas dan kerjasama semua pihak untuk dapat membantu PT. Senagan Energi, terutama terkait perizinan.

Proyek dengan anggaran 200 miliar itu diharapkan dapat mengurangi krisis listrik yang terjadi di Aceh. Apalagi di kabupaten yang dipimpin Bupati HT Zulkarnaini alias Ampon Bang itu sebelumnya sudah ada dua pembangkit listrik, yakni PLTU di Kuta Makmue, Kecamatan Kuala, berkapasitas 2×10 MW, dan PLTU milik PLN di Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, berkapasitas 2×110 MW.

Zaini Abdullah juga berharap PT. Senagan Energi nantinya dapat bekerja sama dengan perusahaan lainnya seperti Perusahaan tambang Batubara, PT. Mifa Bersaudara untuk membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. PT. Senagan Energi merupakan anak Perusahaan System Protection and Maintenance (PMA) yang telah mengembangkan PLTA Krueng Isep Kapasitas 10 MW sejak tahun 2010 lalu, dengan memanfaatkan energi terbarukan dari aliran Sungai Krueng Isep di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Perusahan tersebut menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi Sungai Krueng Isep dan sekitarnya. []

Check Also

Vaksinasi Massal Pemerintah Aceh Telah Menyasar 72.282 Orang

BANDA ACEH – Hingga pelaksanaan pada hari ke-64, Jumat (17/09/2021) hari ini, pelaksanaan vaksinasi massal …